Adat Tradisi di Sendangrejo
1. Ngabor-ngabori
Permohonan keselamatan calon jabang bayi yang ada di kandungan dalam umur satu bulan. DilakukanTiap malam sabtu, minum rendaman air kunir 1 potong untuk istri sebelum tidur dalam satu bulan.
2. Ngloroni
Permohonan keselamatan calon jabang bayi yang ada di kandungan dalam umur dua bulan. Dilakukan Tiap malam sabtu, minum rendaman air kunir 2 potong untuk istri sebelum tidur dalam satu bulan.
3. Neloni
Permohonan keselamatan calon jabang bayi yang ada di kandungan dalam umur tiga bulan. Dilakukan Tiap malam sabtu, minum rendaman air kunir 3 potong untuk istri sebelum tidur dalam satu bulan.
4. Ngapat (4 bulanan) bayi
Selamatan ruh ditiupkan janin, diharapkan agar selamat dalam hidup dan Mendoakan ibu dan jabang bayi sehat.
Dilakukaan Tiap malam sabtu, minum rendaman air kunir 4 potong untuk istri sebelum tidur dalam satu bulan.
5. Nglimani
Permohonan untuk Ibu Calon Bayi agar di berikan keselamatan dan sampai melahirkan. Dilakukan Tiap malam sabtu, minum rendaman air kunir 5 potong untuk istri sebelum tidur dalam satu bulan. Kenduri bancaan (jenang abang jenang putih jenang baro- baro palang tumpang lima sego gudangan telur ayam sepasang kembang among
(boreh))
6. Ngenemi
Permohonan untuk Ibu Calon Bayi agar di berikan keselamatan dan sampai melahirkan. Dilakukan Tiap malam sabtu, minum rendaman air kunir 6 potong untuk istri sebelum tidur dalam satu bulan
7. Mitoni / Tingkeban
Nyuwun pitulungan kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengharap kelancaran persalinan ibu hamil. Merupakan wujud untuk menghindarkan jabang bayi dari gangguan makhluk- makhluk halus. Dilakukan pada Sabtu Wage dengan
Tujuh Jenang dengan warna berbeda(Jenang abang jenang putih, jenang sliring, jenang baro-baro, jenang palang tumpang tujuh, jenang ireng, jenang katul) Tujuh nasi tumpeng dengan lauk lengkap (gereh pethek, kerupuk, thontho, telur), Siraman :Tujuh motif kain jarik yang terakhir kain lurik Tujuh sumber mata air(sumur,sendang,kali)
Kelapa Gading digambar Wayang, terakhir Kenduri nglarak tikar dan memecah kendhil.
8. Mendhem ari-ari
Perawatan dan penguburan ari-ari bayi, dilakukan setelah bayi lahir dan ari-ari dipisah dari bayi.
Uba rampe : kendhil sebagai wadah ari-ari yang telah dibungkus kain mori,diatasnya diberi welat bambu wulung , jarum dan benang, dlingo bengle Diatasnya dikasih senthir.
9.Brokohan
Ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa telah diberi kelancaran dan keselamatan dalam melahirkan baik
bayi dan ibunya, dilakukan setelah bayi dilahirkan/ melahirkan.
Uba rampe : Nasi putih, sayur, gudangan, lauk pauk, jajan pasar
10. Sepasaran dan puputan
Ungkapan rasa syukur setelah bayi berumur 5 hari dan telah puput pusernya. Pemberian nama dengan disaksikan
warga sekitar. Uba rampe : nasi putih, sayur, gudangan, lauk pauk, jajan pasar
11. Aqiqoh
Wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Mohon doa untuk keselamatan bayi dan berakhlak mulia. Dilakukan Setelah 7-14 Hari setelah dilahirkan, dengan Kambing / domba dimasak, dengan jumlah domba/ kambing
yang disembelih disesuaikan jenis kelamin bayi jika laki-laki kambing dua Jika perempuan kambing satu.
12. Selapanan
Wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah bayi berumur 35 hari. Dilakukan dengan membuat Nasi tumprng ambengan, gudangan, jajan pasar, ingkung, gereh pethek, telur rebus, dan kembang
13. Tedak Siten
Supaya anak menjadi pribadi yang mandiri dan siap menghadapi kehidupan sukses di masa depan. Dilakukan saat bayi berusia 7 Bulan, dengan membuat Kurungan ayam dan berbagai simbol peralatan kehidupan dalam masyarakat
(alat tulis, tebu ireng, uang ) jalan diatas jadah.
14. Neton
Selamatan yang diadakan bertepatan dengan hari dan pasaran kelahiran anak. Dilakukan dengan Bunga setaman,jenang abang,jenang putih, jenang kuning,jenang ireng, tumpeng robyong, telur sak jodo, kemenyan /dupa
15. Supitan/Sunatan/Tetesan
Untuk menjaga kebersihan Agar yang disunat terhindar dari penyakit akibat dari kotoran dan Permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberi keselamatan. Dilakukan saat anak lelaki sudah bisa menahan sakit, dengan membuat robyong, telur sak jodo, kemenyan /dupa Kenduri 🙁 nasi tumpeng, ambeng, ingkung, gudangan, sego golong,peyek, jajan pasar, thontho, telur ),juru supit.
16. Ijab Qobul
Mengesahkan hubungan antara laki-laki dan perempuan secara agama dan pemerintah. Dilaksanakan Lamaran :
mencari hari baik setelah mengetahui nepton. Penentuan hari ijab : kesepakatan kedua belah pihak. Tukar cincin/
serah-serahan : sebelum ijab qobul. Siraman : sebelum pelaksanaan ijab qobul. Ijab : sesuai hari yang telah disepakati. Sepasaran : empat hari setelah hari H. Selapanan : 34 hari setelah hari H
17. Ngrukit Laya
Penghormatan terakhir manusia sebagai makhluk sosial.
Ubarampe : banyu landha ( air rendaman merang bakar), sabun, lidi, kain penutup, kain kafan atau kain pembungkus, kapur barus, kapas,senthir
18. Surtanah
Upacara mempersiapkan liang kubur untuk jenazah agar tidak menggeser atau mengenai makam yang sudah lama. Dilakukan dengan membuat Kenduri selamatan yang berisi : gereh, ingkung, thontho, peyek, kerupuk, golong, lauk pauk, uang wajib, kembang telon, kemenyan
19. Selametan 3 hari
Mendoakan supaya arwah orang yang sudah meninggal diampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya serta
diberikan tempat yang mulia. Dilakukan pada hari ketiga setelah meninggal, dengan membuat Kenduri selamatan
yang berisi : gereh, ingkung, thontho, peyek, kerupuk, golong, lauk pauk, tumpeng pungkur, ketan, kolak, apem,
uang wajib, kembang telon, kemenyan, sego gurih dan lalapan.
20. Selametan 7 hari
Mendoakan supaya arwah orang yang sudah meninggal diampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya serta
diberikan tempat yang mulia. Dilakukan pada hari ketujuh setelah meninggal, dengan membuat Kenduri selamatan
yang berisi : gereh, ingkung, thontho, peyek, kerupuk, golong, lauk pauk, tumpeng pungkur, ketan, kolak, apem,
uang wajib, kembang telon, kemenyan, sego gurih dan lalapan.
21. Selametan 40 hari
Mendoakan supaya arwah orang yang sudah meninggal diampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya serta
diberikan tempat yang mulia. Dilakukan pada hari keempat puluh setelah meninggal, dengan membuat Kenduri selamatan yang berisi : gereh, ingkung, thontho, peyek, kerupuk, golong, lauk pauk, tumpeng pungkur, ketan, kolak, apem, uang wajib, kembang telon, kemenyan, sego gurih dan lalapan.
22. Selametan seratus hari
Mendoakan supaya arwah orang yang sudah meninggal diampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya serta
diberikan tempat yang mulia. Dilakukan pada hari ke seratus setelah meninggal, dengan membuat Kenduri selamatan yang berisi : gereh, ingkung, thontho, peyek, kerupuk, golong, lauk pauk, tumpeng pungkur, ketan, kolak, apem, uang wajib, kembang telon, kemenyan, sego gurih dan lalapan.
23. Mendak pisan
Mendoakan supaya arwah orang yang sudah meninggal diampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya serta
diberikan tempat yang mulia. Dilakukan satu tahun setelah meninggal, dengan membuat Kenduri selamatan
yang berisi : gereh, ingkung, thontho, peyek, kerupuk, golong, lauk pauk, tumpeng pungkur, ketan, kolak, apem,
uang wajib, kembang telon, kemenyan, sego gurih dan lalapan.
24. Mendak Pindho
Mendoakan supaya arwah orang yang sudah meninggal diampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya serta
diberikan tempat yang mulia. Dilakukan dua tahun setelah meninggal, dengan membuat Kenduri selamatan
yang berisi : gereh, ingkung, thontho, peyek, kerupuk, golong, lauk pauk, tumpeng pungkur, ketan, kolak, apem,
uang wajib, kembang telon, kemenyan, sego gurih dan lalapan.
25. Seribu hari dan Pemasangan batu nisan
Mendoakan supaya arwah orang yang sudah meninggal diampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya serta
diberikan tempat yang mulia. Dilakukan pada seribu hari setelah meninggal, dengan membuat Kenduri selamatan
yang berisi : gereh, ingkung, thontho, peyek, kerupuk, golong, lauk pauk, tumpeng pungkur, ketan, kolak, apem,
uang wajib, kembang telon, kemenyan, sego gurih, lalapan, jajan pasar dan batu nisan
Pemasangan batu nisan: Nisan, tumpeng, ambeng, jajan pasar, ingkung, kembang,menyan, air sabun, air landha, uang wajib