Pemanfaatan Bahasa, Satra dan Aksara Jawa
1. Penguasaan bahasa Jawa oleh kelompok Warga
Sebagian besar warga Kalurahan Sendangrejo menguasai Bahasa Jawa dari usia anak- anak sampai dewasa dan orang tua. Dalam percakapan sehari-hari semua warga menggunakan Bahasa Jawa.
2. Penerapan Bahasa Jawa dalam kegiatan Atau pertemuan warga dan pelayanan masyarakat di Kalurahan Sendangrejo
– Dalam kegiatan pertemuan PKK, Karang Taruna dan perkumpulan lain yang ada di padukuhan-padukuhan di Kalurahan Sendangrejo menerapkan Bahasa Jawa dalam kegiatan pertamuan.
– Dalam kegiatan pelayanan Masyarakat dan perkantoran termasuk juga rapat, setiap hari Kamis Pon dan saat rapat koordinasi hari Rabu minggu pertama setiap bulan
– Pamong dan staf mengenakan busana adat Jawa dalam pelayanan masyrakat setiap hari Kamis Pon dan hari-hari yang ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman maupun Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengenakan busana jawa.
3. Pemanfaatan Aksara Jawa sebagai Penyanding aksara Latin dalam penulisan Nama jalan dan fasilitas umum
– Beberapa Padukuhan sudah menggunakan nama Jalan dengan Aksara Jawa.
– Penunjuk nama jabatan di Kantor Kalurahan Sendangrejo menggunakan aksara jawa
– Ada Padukuhan yang telah menggunakan aksara jawa sebagai penyanding huruf latin pada nama Padukuhan
4. Kegiatan rutin masyarakat dalam mengekspresikan bahasa, sastra, dan aksara Jawa
– Pelatihan MC/Pranoto Hadicoro untuk ibu PKK, pemuda dan karang taruna
– Sebagai bahasa komunikasi warga sehari-hari
– Mocopatan
– Penggunaan Bahasa Jawa dalam upacara adat