SENDANGREJO – Minggu (01/02/2026) Padukuhan Ngepringan IV melaksanakan acara Nyadran di Makam Ngepringan IV bersama seluruh warga. Acara dimulai pukul 08.00 WIB.
Di tengah modernisasi yang terus bergulir hingga tahun 2026 ini, masyarakat Padukuhan Ngepringan IV tetap memegang teguh tradisi leluhur yang sarat akan makna spiritual dan sosial. Salah satu tradisi yang paling dinanti setiap tahunnya, khususnya menjelang bulan suci Ramadan, adalah Nyadran.
Bagi masyarakat awam, Nyadran mungkin sekadar terlihat sebagai kegiatan ziarah kubur massal. Namun, jika ditelisik lebih dalam, tradisi ini menyimpan filosofi mendalam tentang hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama manusia.
Acara dimulai dengan pembukaan. Setelah itu, tausiyah disampaikan untuk memberikan makna lebih dalam tentang pentingnya menghormati leluhur serta menjaga hubungan baik antar warga. Suasana terasa semakin khusyuk saat doa bersama dipanjatkan.

