Cerita Rakyat Bekas Pabrik Gula Sendang Pitu
Untuk para generasi masa kini mungkin tidak mengerti bahwa di Kalurahan Sendangrejo pernah berdiri bangunan-bangunan megah yang dibangun pada Zaman Pemerintah Kolonial Belanda terutama di lapangan Sendangrejo dan sekitarnya. Di Lapangan Sendangrejo yang terkenal dengan sebutan lapangan MBABRIK,pernah berdiri sebuah bangunan.
Pabrik Gula Sendang Pitu,pabrik Gula Sendang Pitu yang dibangun pada masa-masa akhir pemerintah Belanda yaitu tahun 1922 . Menurut cerita Mbah Marijo yang sekarang sudah berumur 90 tahun yang bertempat tinggal di kampung Mbulak Padukuhan Jarakan menjelaskan bahwa mbah Marijo melihat dan menyaksikan berakhirnya pabrik gula Sendang Pitu tersebut diatas.Mbah Marijo menuturkan bahwa Pabrik Gula Sendang Pitu hancur pora poranda setelah di bom oleh tantara Jepang sekitar tahun 1943 nan,kemudian Pabrik Gula Sendang Pitu dikuasai oleh Jepang ,setelah mengusai Gula-gula yang masih baik yang ada di Gudang- gudang segera di titipkan ke penduduk sekitarnya.Gula-gula yang baik tersebut oleh tantara Jepang dijual dan hasilnya untuk diserahkan ke Pemerintah Jepang .Sedangkan material bangunan baik bekas Pabrik Gula maupun Gedung-gedung disekitar Pabrik menjadi jarahan masyarakat sekitar,bahkan Mbah Marijo juga menggunakan batu bata Pabrik untuk bangunan Rumahnya sampai sekarang .Demikianlah sekilas informasi mengenai bekas Pabrik Gula Sendang Pitu Padon Sendangrejo Minggir Yogyakarta.